Selasa, 13 Oktober 2009
Pdt. Andreas Himawan, Menemukan Harta Karun Kebenaran Kristen
Posted on 20:28 by SLAMET WIYONO

TUHAN memiliki kedaulatan dan rencana yang tidak terselami oleh siapa pun. Keagungan kasih-Nya telah meng-hantar pria kelahiran Tanah Hitam (Sambas), 13 Desember 1963 ini untuk menjadi hamba-Nya. Dialah Pdt. Andreas Himawan, putra dari Lim Hon Lin dan Lo Khius Tjhin. Walau berlatar belakang non-Kris-ten, anugerah untuk menjadi anak Tuhan itu ditemukan Andreas me-lalui pertemuan pribadinya dengan Tuhan. Panggilan untuk menjadi hamba-Nya dirasakan sangat kuat mempengaruhi dirinya, sejak duduk di SMA kelas 2. Penelaahan Alkitab (PA) yang diikutinya, men-jadi wadah yang telah menolong-nya, untuk tetap mempertahan-kan komitmen rohaninya. Setelah lulus SMA (1984), Andreas melanjutkan studi ke Seminari Alkitab Asia Tenggara (SAAT) Malang, Jawa Timur.
Kiprah Pelayanan
Sejak lulus dari SAAT tahun 1989, Andreas mendapat kesempatan melayani di Ge-reja Pemberitaan Injil (GEPEM-BRI) Jakarta, dan di beberapa cabang yang ada di daerah. Andreas juga sempat melayani di GKI Bungur, dan part time mengajar di beberapa sekolah tinggi teologi (STT) di antara-nya: Amanat Agung, Refor-med, IMAN, dan STT Cipanas. Meski sibuk, Andreas dapat menyelesaikan studi lanjutan pada program S2 dan S3, di Trinity Theological College, Singapura. “Memaksa diri untuk rela, dan rela memaksa diri” itu prinsip Andreas untuk mengembangkan dirinya. Prinsip ini diadopsi dari mantan dosennya.
Pada saat dia telah mengajar banyak orang, bahkan di usia yang semakin bertambah, dirinya kem-bali diproses untuk harus menjadi murid. Tapi di situlah Andreas semakin menikmati masa-masa dilengkapi Tuhan, hingga mene-rima kepercayaan pada 2001 un-tuk melayani full time di STT Amanat Agung (STTAA), Jakarta. Delapan tahun kemudian, tepat-nya 2009, Andreas dipercaya menjadi ketua STTAA. baca selengkapnya,..
Sejak lulus dari SAAT tahun 1989, Andreas mendapat kesempatan melayani di Ge-reja Pemberitaan Injil (GEPEM-BRI) Jakarta, dan di beberapa cabang yang ada di daerah. Andreas juga sempat melayani di GKI Bungur, dan part time mengajar di beberapa sekolah tinggi teologi (STT) di antara-nya: Amanat Agung, Refor-med, IMAN, dan STT Cipanas. Meski sibuk, Andreas dapat menyelesaikan studi lanjutan pada program S2 dan S3, di Trinity Theological College, Singapura. “Memaksa diri untuk rela, dan rela memaksa diri” itu prinsip Andreas untuk mengembangkan dirinya. Prinsip ini diadopsi dari mantan dosennya.
Pada saat dia telah mengajar banyak orang, bahkan di usia yang semakin bertambah, dirinya kem-bali diproses untuk harus menjadi murid. Tapi di situlah Andreas semakin menikmati masa-masa dilengkapi Tuhan, hingga mene-rima kepercayaan pada 2001 un-tuk melayani full time di STT Amanat Agung (STTAA), Jakarta. Delapan tahun kemudian, tepat-nya 2009, Andreas dipercaya menjadi ketua STTAA. baca selengkapnya,..
|
![]() |
|
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
Embed Banner Berikut kedalam blog atau web anda
KLIK GAMBAR DIBAWAH UNTUK MEMPERBESAR FLASH
![]() | ![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |


















No Response to "Pdt. Andreas Himawan, Menemukan Harta Karun Kebenaran Kristen"
Poskan Komentar